Jumat, 29 Januari 2010

Adjie Pangestu Tak Bisa Hidup Tanpa Perempuan

You should be able to find several indispensable facts about news in the following paragraphs. If there's at least one fact you didn't know before, imagine the difference it might make.
Setelah dua kali gagal membina keluarga, rupanya Adjie Pangestu merasa cukup trauma. Sempat ada rasa minder di dalam benaknya. Karenanya, Adjie merasa takut dekat dengan perempuan.

"Gue masih trauma dengan yang kemarin. Untuk yang kedua kalinya istri gue meninggalkan gue untuk hal lain, entah cowok, harta, yang pasti mereka pergi dari gue. Jadi, itu bahan introspeksi buat gue. Bahan buat mikir. Justru itu membuat gue minder, dekat dengan perempuan takut," aku Adjie saat ditemui di Studio Persari, Jagakarsa, Jaksel, Kamis (28/01) kemarin.

If your news facts are out-of-date, how will that affect your actions and decisions? Make certain you don't let important news information slip by you.

Karenanya, Adjie pun merasa harus lebih mandiri. Tapi hal itu tak terlalu sulit karena sejak kuliah dia sudah terbiasa hidup sendiri. Namun, rupanya Adjie tak bisa menampik rasa kesepiannya karena tidak ada wanita di dalam kehidupannya.

"Gue memang nggak bisa hidup tanpa perempuan. Ada alasannya. Gue takut punya teman banyak perempuan, dibilang playboy. Pada akhirnya, gue nggak punya banyak teman. Itu akhirnya gue sadar kalau gue nggak bisa hidup tanpa perempuan. Jadi gue pengen ada yang bisa share sama gue. Kalau nonton gue ada yang nemenin, gue pengen ke mana ada yang nemenin juga. Dan sekarang terasa banget," terangnya blak-blakan.

Lalu, sudah adakah sosok pengganti Nadia Al Khalifi di dalam kehidupan Adjie sekarang ini?

"Kalau yang dekat ada. Sekali lagi gue tekankan karena gue kemarin kecewa aja dengan salah satu pemberitaan. Temen deket ada, cuma yang bisa gue kasih di sini adalah gue nggak pernah punya komitmen. Gue hanya berteman baik, belum pacaran dan belum mengikrarkan diri sebagai pasangan. Kita baru kenal, baru tahu aktivitas masing-masing," ujar Adjie mengenai teman dekatnya yang dikenalkan oleh temannya itu. (kpl/buj/npy)

Sometimes it's tough to sort out all the details related to this subject, but I'm positive you'll have no trouble making sense of the information presented above.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar