Sabtu, 06 Februari 2010

Romy Rafael Rilis Buku Hynotherapy

In today's world, it seems that almost any topic is open for debate. While I was gathering facts for this article, I was quite surprised to find some of the issues I thought were settled are actually still being openly discussed.
Usai sukses meluncurkan buku pertama, QUIT SMOKING, di tahun 2006, ikon ilmu Hypnotherapy Indonesia, Romy Rafael merilis buku kedua berjudul MENGHILANGKAN FOBIA & MASALAH EMOSIONAL DENGAN HYNOTHERAPHY di Gramedia Plaza Semanggi, Jumat (05/02).

Buku ini berisi kiat-kiat sederhana untuk bisa mengatasi permasalahan terkait ketakutan akan hal-hal tertentu dan masalah emosional lainnya yang mengganggu hidup dan pekerjaan.

"Langkah ini bisa dilakukan dengan buku ini secara efisien tanpa kehadiran saya. Kan, tidak mungkin orang seluruh Indonesia bisa ketemu dengan saya. Dan buku ini bisa menjadi solusinya," ujar pria kelahiran 12 Juli 1977 ini.

Is everything making sense so far? If not, I'm sure that with just a little more reading, all the facts will fall into place.

Karena dalam buku tersebut, Romy menyertakan dua buah CD sugesti yang kalau didengarkan di bawah alam sadar seakan-akan Romy berada disitu. Disarankan untuk mendengarkan dengan headset dan tidak boleh mengemudi.

Dengan begitu tak perlu repot-repot lagi tandang ke klinik Romy hanya untuk mengadakan sesi tanya jawab dengan cara dibaringkan di atas sofa dan diberi sugesti.

Pemilik nama panjang Romy Tunggul Widodo ini juga mengaku tidak khawatir bila peredaran buku ini dapat mengurangi jumlah pasien yang tandang ke kliniknya. Karena Romy percaya, rezeki sudah ada yang mengatur dan tak akan ke mana.

"Jelasnya dengan peluncuran buku ini paling tidak ilmu saya dapat dimanfaatkan orang banyak kalau saya berpulang ke alam baka," ungkapnya (kpl/wwn/npy)

Of course, it's impossible to put everything about indonesian celebrity into just one article. But you can't deny that you've just added to your understanding about indonesian celebrity, and that's time well spent.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar