Senin, 01 Maret 2010

Didik Nini Thowok Padukan Tari dan Yoga

The best course of action to take sometimes isn't clear until you've listed and considered your alternatives. The following paragraphs should help clue you in to what the experts think is significant.
Penari serba bisa asal Yogyakarta, Didik Nini Thowok akan mementaskan tari dan yoga untuk memeriahkan Internasional Bali-India Yoga Festival (IBIF) ke II, yang akan berlangsung di Markandeya Yoga City, Banjar Gunung Sari, Kabupaten Buleleng.

"Pementasan tari dan yoga yang digarap secara khusus itu akan berlangsung pada hari kedua kegiatan internasional yang digelar selama sepekan, 3-10 Maret 2010," kata Ketua Yayasan Bali-India Dr Somvir, didampingi Ketua Panitia Pelaksana kegiatan tersebut Prof Dr I Nyoman Sirta, SH di Denpasar, Minggu (28/2).

Ia mengatakan, garapan yang diberi judul tarian Panca Warna itu akan berlangsung sekitar 30 menit memeriahkan acara pembukaan IBIF yang rencananya dilakukan Gubernur Bali Made Mangku Pastika.

The more authentic information about indonesian celebrity you know, the more likely people are to consider you a indonesian celebrity expert. Read on for even more indonesian celebrity facts that you can share.

Bersamaan dengan penyuguhan karya seni panggung itu juga tampil Astad Deboo dari India yang memimpin pementasan diberi judul Caturmuka. Selain itu juga Arpita Negi, SJRS juga dari India memperagakan yoga dalam kemasan seni.

Somvir menambahkan, IBIF ke II kali ini melibatkan utusan khusus dari India serta sejumlah daerah di Indonesia, termasuk tuan rumah Bali. Kegiatan sepekan itu melibatkan tidak kurang dari 250 peserta dari sejumlah pusat pengembangan yoga di Tanah Air.

IBIF yang mengangkat tema Yoga dan Isu Pemanasan Global (Yoga and Global Warming Issue), selain dimeriahkan dengan pementasan tari dan yoga juga diisi dengan seminar pemanasan global dalam perspektif yoga dan solusinya.

Seminar tersebut menampilkan tujuh pembicara dari dalam dan luar negeri. Pembicara tersebut antara lain Prof Dr H. Salman Harun, ahli Alquran dari Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, Mrinalini Singh, ahli lingkungan, spiritual dan pelukis asal India.

Selain itu juga Dr Gejendra Singh dari India, Lalit Bakhshi dari Tokyo, Jepang, I Gusti Raka Panji Tisna, ahli spiritual Pulau Dewata, Prof Dr H. Utang Ranuwijaya, MA dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Rektor Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar Prof Dr I Made Titib. (ant/bun)

I hope that reading the above information was both enjoyable and educational for you. Your learning process should be ongoing--the more you understand about any subject, the more you will be able to share with others.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar